Thanks, Mike… and Happy Birthday!

“July! Ada telpoooon!”
July menggeliat sebentar, lalu berangsur-angsur bangun. Ini hari Minggu, dan masih pukul tujuh. Huh, siapa sih yang nekad menelepon sepagi ini?
“Halo?”
“Pagi, July! Pasti baru bangun. Ya, kan?”
“Ngapain sih Mike, pagi-pagi udah nelpon? Awas kalo nggak penting.”
“Ha… ha… ha… emang gak penting koq. Cuma pengen denger suaramu pas bangun tidur. Udah ya, tidur lagi sana!”
Sial! Terlalu si Michael itu. Sambil mengumpat dalam hati July kembali ke kamarnya. Rencananya sih mau meneruskan tidur. Tapi begitu memejamkan mata malah yang terbayang kejadian barusan. Akhirnya July memutuskan untuk bangun saja. Sekalian mau joging. Eh, tapi joging koq jam tujuh sih? Malu dong sama tetangga. Ketahuan kalo bangunnya kesiangan. Apalagi tetangga July itu termasuk rajin-rajin semua. Pukul lima pagi sudah terdengar suara orang mandi, atau suara kerupuk digoreng, pokoknya menandakan dimulainya aktivitas sehari-hari.