Beri Aku Setetes Keberanian
Chris melewati meja tempatku makan tanpa menoleh sedikitpun. Tentu saja, ia kan tidak kenal aku. Ia cowok paling hebat di sekolah ini (setidaknya bagiku). Anggota tim basket inti, ketua klub yudo, keren, pintar, ramah dan… pokoknya aku suka padanya. Hanya dengan melihatnya saja sudah senang setengah mati. Ia tidak sekelas denganku (lagipula mana mungkin? Aku satu tingkat di bawahnya). Begitulah, bagiku ia sangatlah hebat.
Masalahnya bukan hubungan antara aku dan Chris, tapi lebih pada diriku sendiri. Namaku sih cukup keren, Francie. Tapi sebenarnya aku hanya gadis yang terlalu biasa-biasa saja. Rambutku panjang sebahu dan lebih sering kuekor kuda. Badanku kurus, suaraku tidak bagus, dan aku tidak suka berolah raga. (more…)

