<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Effi Haryanti &#187; Breastfeeding</title>
	<atom:link href="http://www.effiharyanti.com/category/breastfeeding/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.effiharyanti.com</link>
	<description>Once In A Lifetime</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jun 2010 14:45:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perilaku Buruk Orang Dewasa Diduga Kurang ASI Saat Bayi</title>
		<link>http://www.effiharyanti.com/perilaku-buruk-orang-dewasa-diduga-kurang-asi-saat-bayi/</link>
		<comments>http://www.effiharyanti.com/perilaku-buruk-orang-dewasa-diduga-kurang-asi-saat-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 04:59:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Effi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Breastfeeding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.effiharyanti.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah melihat perilaku orang dewasa yang sangat buruk seperti gampang marah, egois suka kekerasan? Coba tanyakan kehidupannya saat bayi, apakah diberi ASI atau tidak? Karena perilaku buruk orang dewasa ternyata juga terkait dengan pemberian ASI atau tidak ketika kecil.
Peneliti dari Menzies School of Health Research di Darwin, Profesor Sven Silburn menuturkan terdapat bukti yang menunjukkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah melihat perilaku orang dewasa yang sangat buruk seperti gampang marah, egois suka kekerasan? Coba tanyakan kehidupannya saat bayi, apakah diberi ASI atau tidak? Karena perilaku buruk orang dewasa ternyata juga terkait dengan pemberian ASI atau tidak ketika kecil.</p>
<p>Peneliti dari Menzies School of Health Research di Darwin, Profesor Sven Silburn menuturkan terdapat bukti yang menunjukkan hubungan antara menyusui dengan kesehatan mental seseorang.</p>
<p>Jika saat bayi diberi ASI, maka tubuh orang saat bayi akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi.</p>
<p>Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti.</p>
<p>Sebaliknya sikap orang dewasa yang mudah marah, gampang stres, gampang depresi serta gampang terkena gangguan mental bisa jadi salah satu faktornya kurangnya asupan serotonin saat bayi alias tidak mendapatkan ASI.</p>
<p>Orang yang mendapatkan ASI saat masih bayi juga cenderung akan memiliki perilaku yang lebih baik, terhindar dari sifat kekerasan, kelalaian, meningkatkan kecerdasan serta menghindari sifat egois. Ini dikarenakan saat disusui anak mendapat perhatian yang cukup dari orangtuanya, sehingga anak tak perlu mencari-cari perhatian dengan melakukan perilaku yang buruk.<span id="more-802"></span></p>
<p>Karena efek negatif jika tidak diberikan ASI terbawa hingga dewasa, peneliti menyarankan agar ibu menyusui anaknya secara eksklusif sebab anak yang mendapatkan ASI akan memiliki perilaku yang lebih baik.</p>
<p>Sedangkan pada susu formula cenderung mengandung zat mangan (Mn) yang tinggi, zat ini bisa membuat anak menjadi cepat stres dan marah. Jika hal ini terus berlanjut, maka ada kemungkinan saat dewasa anak memiliki perilaku yang buruk.</p>
<p>Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam pertemuan tahunan American Public Health Association menemukan bahwa orangtua yang memberikan ASI saat masih bayi cenderung jarang melaporkan adanya masalah perilaku pada anaknya.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan temuan awal, tapi hal ini sudah menunjukkan jika orangtua tidak menyusui anaknya akan berpengaruh pada perilaku selama masa anak-anak ataupun jika sudah dewasa,&#8221; ujar Dr Katherine Hobbs Knutson, seperti dikutip dari HealthDay, Selasa (2/2/2010).</p>
<p>Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan orang yang mengonsumsi ASI saat masih bayi memiliki kemungkinan gangguan perilaku 37 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak mendapatkan ASI.</p>
<p>ASI sebaiknya menjadi satu-satunya pilihan bagi bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan, tapi akan lebih baik lagi jika ASI tetap diberikan hingga bayi berusia 2 tahun.</p>
<p>Sehingga membuat ikatan emosional antara ibu dan anaknya menjadi lebih kuat, hal ini juga yang membuat perilaku anak yang diberik ASI lebih baik daripada anak yang tidak mendapatkan ASI sama sekali.</p>
<p><em>by: Vera Farah Bararah &#8211; detikHealth</p>
<p>http://health.detik.com/read/2010/02/02/154735/1291277/764/perilaku-buruk-orang-dewasa-diduga-kurang-asi-saat-bayi</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.effiharyanti.com/perilaku-buruk-orang-dewasa-diduga-kurang-asi-saat-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Susu Tambahan Selain ASI, Perlukah?</title>
		<link>http://www.effiharyanti.com/susu-tambahan-selain-asi-perlukah/</link>
		<comments>http://www.effiharyanti.com/susu-tambahan-selain-asi-perlukah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 13:06:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Effi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Breastfeeding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.effiharyanti.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Habis googling tentang apakah bayi perlu ditambah susu formula selain ASI, akhirnya saya nemu artikel ini. Lega deh abis baca ini, kesimpulannya Kenzo tetap ASI saja. Nggak perlu beli sufor deh.
Artikel ini akan lebih terfokus pada pertanyaan “APAKAH BAYI SAYA PERLU DIBERIKAN TAMBAHAN SUSU LAIN SELAIN ASI?”.
Beberapa mitos yang berkembang:
1. Bayi harus diajarkan untuk minum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Habis googling tentang apakah bayi perlu ditambah susu formula selain ASI, akhirnya saya nemu artikel ini. Lega deh abis baca ini, kesimpulannya Kenzo tetap ASI saja. Nggak perlu beli sufor deh.</p>
<p>Artikel ini akan lebih terfokus pada pertanyaan “APAKAH BAYI SAYA PERLU DIBERIKAN TAMBAHAN SUSU LAIN SELAIN ASI?”.</p>
<p>Beberapa mitos yang berkembang:</p>
<p><strong>1. Bayi harus diajarkan untuk minum dari botol supaya mereka bisa diberikan ASI Perah (ASIP) ketika ibunya sedang di luar rumah.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR.</strong> Beberapa bayi ASIX tidak akan pernah mau minum dari botol ketika mereka mencapai usia 2 atau 3 bulan. Kebanyakan dari bayi-bayi ASIX yang belum pernah disusui dengan botol dan dot, bahkan mereka yang pada minggu-minggu pertama kehidupan sempat disusui dengan botol kemudian berhenti, akan menolak botol tersebut ketika mereka berusia 4 atau 5 bulan. Ini bukanlah suatu tragedi, jadi tidak ada alasan untuk memberikan botol kepada bayi di awal kehidupannya dengan dalil supaya bayi belajar untuk minum dari botol. Apabila bayi anda menolak, jangan dipaksakan; ibu dan bayi akan sama-sama menjadi frustasi. Apabila bayi berusia sekurangnya 6 bulan ketika anda mulai masuk kerja lagi di kantor, maka bayi benar-benar tidak perlu untuk minum dari botol. Bahkan jika bayi anda baru berusia 4 bulan (atau bahkan mungkin dibawah 4 bulan), dia tidak perlu belajar untuk minum dari botol. Dia bisa diberikan cairan dengan menggunakan sendok, pipet ataupun spuit (suntikan biasa, ataupun yang khusus untuk minum obat dan vitamin). Selain daripada itu, bayi bisa mulai belajar untuk minum dari cangkir pada saat berusia 5 atau 6 bulan (bahkan dibawah usia 5 bulan sudah bisa diberikan cairan melalui cangkir). Cangkirnya boleh jenis yang terbuka, tidak perlu tipe gelas khusus yang pakai spout (dot khusus untuk belajar minum). Mulailah dengan memberikan air putih (pada usia 6 bulan) karena pada permulaan belajar bayi akan lebih banyak menumpahkan minumannya. Namun, apabila bayi belum bisa untuk minum dari cangkir pada saat anda sudah akan mulai masuk kerja lagi, jangan khawatir, bayi anda tetap bisa minum cairan dengan menggunakan sendok, pipet atau pun spuit tadi.</p>
<p><strong>2. Tetapi tidak ada salahnya kan untuk mengajarkan bayi supaya mau minum dari botol.</strong></p>
<p><strong>TIDAK SEPENUHNYA BENAR. </strong>Ada beberapa bayi yang tidak mengalami masalah sama sekali dengan metode Some babies do fine with both. Sesekali memberikan cairan melalui botol, apabila kegiatan menyusui berjalan dengan lancar, tidak akan terlalu berpengaruh. Namun, apabila bayi secara rutin diberikan asupan melalui botol (beberapa kali dalam sehari), dan pasokan ASI anda juga mengalami penurunan karena bayi semakin jarang menyusu secara langsung pada anda, maka kemungkinan besar bayi akan mulai menolak untuk menyusu sama sekali, bahkan untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan sekalipun.</p>
<p><strong>3. Bayi perlu minum susu ketika ibu sedang berada diluar rumah.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR. </strong>Menyusu sekurangnya 3-4 kali dalam 24 jam ditambah dengan berbagai macam hidangan MPASI dengan gizi seimbang, akan memberikan seluruh nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi anda sehingga bayi tidak memerlukan jenis susu lainnya ketika anda sedang berpergian. Ditambah lagi, hidangan MPASI-nya bisa juga dicampurkan dengan ASIP, tetapi ini bukan suatu keharusan.</p>
<p><strong>4. Seandainya saya ingin memberikan susu selain ASI kepada bayi saya,maka lebih baik susu buatan (susu formula) sampai dengan bayi berusia 9 bulan.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR. </strong>Apabila bila bayi masih menyusu beberapa kali dalam sehari dan juga mendapatkan asupan MPASI dengan menu gizi seimbang, maka susu formula sama sekali tidak diperlukan dan tidak dianjurkan. Bahkan, bayi-bayi yang belum pernah mencicipi susu formula ketika mereka berusia dibawah 5-6 bulan, kebanyak akan menolak untuk minum tersebut karena rasanya yang tidak enak. (Kenapa ASI rasanya jauh lebih manis dibandingkan dengan susu formula padahal kandungan gulanya sama).</p>
<p><strong>5. Bayi perlu minum susu (formula) untuk mendapatkan asupan kalsium.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR. </strong>Apabila anda khawatir mengenai asupan kalsium bayi anda, maka kalsium dapat diperoleh dari keju ataupun yoghurt. Tidak perlu untuk minum kalsium. Lagipula, apabila bayi masih menyusu, ASIanda juga mengandung kalsium.</p>
<p><strong>6. Susu formula lanjutan (susu buatan untuk anak diatas usia 6 bulan) secara khusus diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan anak diantara usia 6-12 bulan.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR. </strong>Susu formula lanjutan sama sekali tidak perlu, dan secara khusus diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan marjin keuntungan perusahaan produsen susu formula. Jenis susu ini juga merupakan bagian dari strategi pemasaran perusahaan produsen susu formula untuk mensiasati batasan-batasan yang berlaku sehubungan dengan promosi dan pemasaran susu buatan secara langsung ke masyarakat.</p>
<p><strong>7. Bayi ASIX pada usia 4 bulan perlu mendapatkan tambahan asupan zat besi selain dari ASI.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR.</strong> Untuk bayi yang lahir cukup bulan dan sedang dalam masa ASIX, seluruh kebutuhan zat besi dipasok oleh ASI. Namun, pada usia kurang lebih 6 bulan, merupakan hal yang baik untuk mulai memberikan tambahan asupan zat besi kepada bayi, selain dari ASI. Cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah melalui makanannya (MPASI), dan sumber zat besi yang terbaik adalah daging (merah), bukan susu formula dan bukan juga sereal bayi.</p>
<p><strong>8. Cara paling baik untuk meyakinkan bahwa anak mendapatkan zat besi adalah dengan memberikan sereal bayi.</strong></p>
<p><strong>TIDAK BENAR.</strong> Sereal bayi memang mengandung zat besi dalam jumlah yang tinggi, tetapi sebagian besar dari zat besi tersebut tidak dapat diserap oleh sistem pencernaan tubuh, sehingga jumlah zat besi yang tinggi tersebut seringkali menyebabkan sembelit pada bayi. Selanjutnya, banyak bayi ASIX yang tidak suka dengan rasa sereal. Tidak salah kok kalau kita mau mencoba memberikan sereal bayi, tetapi jangan dipaksakan karena bisa menimbulkan masalah seputar kebiasaan makan di kemudian hari. Cara paling tepat untuk memastikan apakah bayi kita cukup mendapatkan asupan zat besi adalah dengan terus memberikan ASI dan memperkenalkan MPASI dengan suasana yang relaks, menyenangkan dan pada waktu yang tepat. Cara paling mudah untuk memberikan tambahan zat besi kepada bayi berusia 6-12 bulan adalah melalui asupan daging (merah), karena zat besi yang terkandung didalam daging sangat mudah dicerna dan diserap oleh usus bayi.</p>
<p><em>(Artkel ini dirangkum dan diterjemahkan secara bebas dari: Handout #17 What to Feed&#8230; Revised January 2005, Written by Jack Newman, MD, FRCPC. © 2005)<span id="more-784"></span></em></p>
<p><em>Source: <a href="http://aimi-asi.org/2007/08/mpasi-susu-lain-selain-asi/" target="_blank">http://aimi-asi.org/2007/08/mpasi-susu-lain-selain-asi/</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.effiharyanti.com/susu-tambahan-selain-asi-perlukah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Pakai Sling Ring</title>
		<link>http://www.effiharyanti.com/belajar-pakai-sling-ring/</link>
		<comments>http://www.effiharyanti.com/belajar-pakai-sling-ring/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 03:53:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Effi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Breastfeeding]]></category>
		<category><![CDATA[Daily]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.effiharyanti.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[Belajar pakai sling ring. Bisa buat breastfeeding juga.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar pakai sling ring. Bisa buat breastfeeding juga.</p>
<p><object width="445" height="364" data="http://www.youtube.com/v/oPoa1DoCilQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/oPoa1DoCilQ&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;border=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.effiharyanti.com/belajar-pakai-sling-ring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI Eksklusif Dan T-Shirt Gede</title>
		<link>http://www.effiharyanti.com/asi-eksklusif-dan-t-shirt-gede/</link>
		<comments>http://www.effiharyanti.com/asi-eksklusif-dan-t-shirt-gede/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 01:48:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Effi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Breastfeeding]]></category>
		<category><![CDATA[Kenzo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.effiharyanti.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Tiga minggu belakangan ini aku berhasil memberikan asi saja ke Kenzo, tanpa tambahan susu formula lagi. Kalo inget dulu masa-masa penuh perjuangan, rasanya aku cukup puas dengan hasil sekarang.
Bagiku ini perjuangan yang nggak mudah. Waktu bulan pertama menyusui, nippleku sampai lecet-lecet, disentuh dikit saja sakit sekali. Apalagi masih shock dengan perubahan pola hidup yang berubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga minggu belakangan ini aku berhasil memberikan asi saja ke Kenzo, tanpa tambahan susu formula lagi. Kalo inget dulu masa-masa penuh perjuangan, rasanya aku cukup puas dengan hasil sekarang.</p>
<p>Bagiku ini perjuangan yang nggak mudah. Waktu bulan pertama menyusui, nippleku sampai lecet-lecet, disentuh dikit saja sakit sekali. Apalagi masih shock dengan perubahan pola hidup yang berubah drastis. Sempat mengeluh, kok abis melahirkan rasanya jadi menderita. Bekas jahitan sakit (Kenzo lahir normal), waktu itu ga tau ada berapa jahitan, pokoknya cukup banyak sampai waktu tanya dokternya, dokter bilang kalo aku ga perlu tau jumlah jahitannya ada berapa. Kalo posisi duduk apalagi, sakit sekali. Padahal kalo menyusui pasti posisi duduk karena kalo posisi berbaring masih belum ahli. Udah gitu sering stress karena menganggap asiku nggak mencukupi, jadi kalo habis menyusui tapi Kenzo masih tetap nangis, aku jadi tambah gak pede. Sekarang aku tahu bahwa bukannya asiku ga cukup, tapi rupanya Kenzo minta digendong sambil jalan-jalan. Dulu aku selalu menganggap kalo bayi nangis itu pasti lapar. Padahal enggak. Lalu kalo pas mau menyusui rasanya rada-rada takut, karena nipple masih sakit dan lecet-lecet, padahal harus sering-sering menyusui supaya produksi asi makin lancar.</p>
<p>Sempet iri juga sama Teddy, kok enak ya cowok, udah ga merasakan sakitnya persalinan, ga perlu menyusui, ga merasakan sakitnya bekas jahitan dll. He he&#8230; Sekarang sih perasaan iri udah hilang. Apalagi kalo pas aku lagi menyusui, Teddy suka ikut mijitin kaki dan punggungku. Thanks ya hubby&#8230;</p>
<p>Oya Kenzo itu lucu, kalo mo minum, entah dari nippleku atau dari botol, dia suka jilat-jilat dulu, nggak langsung minum. Mungkin mo nyobain dulu gimana rasanya, enak gak he he&#8230; <span id="more-402"></span></p>
<p>Satu lagi, habis melahirkan aku sempet sedih karena berat badan masih berlebih, sampai-sampai jeans dan baju ga muat semua. Jadinya aku masih pakai celana legging untuk ibu hamil. Trus minggu lalu aku ke mall, rencananya waktu itu mau belanja pakaian yang modis-modis. Ternyata pada nggak muat semua di badanku. Jadi aku nyerah, terus akhirnya beli beberapa potong t-shirt gede yang udah pasti muat, nyaman lagi. Lalu aku nemu celana pendek selutut yang untungnya pas, untuk menggantikan celana hamil. Kan nggak enak pakai pakaian hamil terus, padahal bayinya udah keluar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.effiharyanti.com/asi-eksklusif-dan-t-shirt-gede/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mitos dan Fakta Seputar ASI</title>
		<link>http://www.effiharyanti.com/mitos-dan-fakta-seputar-asi/</link>
		<comments>http://www.effiharyanti.com/mitos-dan-fakta-seputar-asi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 02:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Effi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Breastfeeding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.effiharyanti.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Ini ada artikel mengenai Mitos dan Fakta Seputar ASI. Sumber dari kompas.com.
45 Mitos dan Fakta Seputar ASI
 Sabtu, 9 Agustus 2008 &#124; 17:51 WIB

JAKARTA, SABTU &#8211; Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini ada artikel mengenai Mitos dan Fakta Seputar ASI. Sumber dari <a href="http://forum.kompas.com/kesehatan/5162-45-mitos-dan-fakta-seputar-asi.html">kompas.com</a>.</p>
<h1><strong>45 Mitos dan Fakta Seputar ASI</strong></h1>
<p><em> Sabtu, 9 Agustus 2008 | 17:51 WIB</em></p>
<p><strong><em></em></strong></p>
<div id="attachment_313" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><strong><em><strong><em><img class="size-full wp-image-313" title="breastfeeding-logo" src="http://www.effiharyanti.com/wp-content/uploads/2009/03/breastfeeding-logo1.jpg" alt="breastfeeding logo" width="300" height="296" /></em></strong></em></strong><p class="wp-caption-text">breastfeeding logo</p></div>
<p><strong><em>JAKARTA, SABTU</em></strong> &#8211; Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata Sophie, karena kehamilan yang menyebabkan perubahan hormon.</p>
<p>&#8220;Payudara memble, itu karena hamil dan perubahan hormon bukan karena menyusui. Kalau nggak mau memble, ya jangan hamil,&#8221; ujar Sophie dalam Obrolan Santai &#8220;Kembali ke ASI, Sebuah Pilihan Bijak&#8221;, di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8) sore.</p>
<p>Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut.</p>
<ol>
<li>M : Menyusui menyebabkan payudara kendur. F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.</li>
<li> M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu. F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.<span id="more-310"></span></li>
<li> M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui. F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.</li>
<li> M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi. F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.</li>
<li> M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi. F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.</li>
<li> M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh. F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.</li>
<li> M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh. F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.</li>
<li> M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja. F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.</li>
<li> M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi. F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.</li>
<li> M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi. F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.</li>
<li> M : Pisang dapat membersihkan usus bayi. F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.</li>
<li> M : Susu formula sama baiknya dengan ASI. F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.</li>
<li> M : Susu formula membuat bayi lebih sehat. F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.</li>
<li> M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI. F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.</li>
<li> M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi. F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.</li>
<li> M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2&#215;24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.</li>
<li> M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2&#215;24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.</li>
<li> M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu. F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.</li>
<li> M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar. F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.</li>
<li> M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang. F : Bayi menangis belum tentu lapar.</li>
<li> M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI. F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.</li>
<li> M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran. F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.</li>
<li> M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI. F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.</li>
<li> M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya. F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.</li>
<li> M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring. F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.</li>
<li> M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui. F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.</li>
<li> M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan. F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.</li>
<li> M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga. F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.</li>
<li> M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi. F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.</li>
<li> M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri. F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.</li>
<li> M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan. F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.</li>
<li> M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya. F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.</li>
<li> M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.</li>
<li> M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis. F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.</li>
<li> M : Bayi menangis, pasti karena lapar. F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.</li>
<li> M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain. F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.</li>
<li> M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih. F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.</li>
<li> M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong. F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.</li>
<li> M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri. F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.</li>
<li> M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).</li>
<li> M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.</li>
<li> M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir. F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.</li>
<li> M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir. F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.</li>
<li> M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar. F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.</li>
<li> M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI. F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.<em> (ING) </em></li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.effiharyanti.com/mitos-dan-fakta-seputar-asi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
