Bulan lalu ada tambahan empat stok cloth diaper untuk Kenzo. Jadi total stok cloth diaperku sampai saat ini ada enam. Ini reviewku tentang cloth diaper setelah memakaikan ke anakku selama kurang lebih satu bulan. Oya saat ini umur Kenzo 3 bulan, dengan BB 6 kg.
BumGenius, warna Twilight, velcro
Awalnya agak ragu untuk pesan cloth diaper yang pakai velcro. Eh, ternyata setelah beberapa kali pakai langsung suka, terutama oleh kepraktisannya. Perkiraanku clodi velcro bakal jadi favorit setelah Kenzo bisa merangkak, karena lebih gampang makeinnya dibanding yang pakai snap/kancing. Oya insertnya BumGenius ada 2, yang kecil untuk newborn dan yang besar untuk kalo bayinya udah agak gede. Kalo bayi udah gede, insert yang kecil bisa ditambahkan sebagai doubler. Sementara ini karena Kenzo masih kecil, aku makeinnya yang kecil aja. Insert kecil ini dibanding merk lain yang aku punya, bentuknya paling tipis karena cuma 2 lapis (rata-rata insert merk lain 3 lapis). Meskipun begitu daya serapnya oke dan ga pernah bocor untuk rata-rata pemakaian 3 jam. Oya saat ini Kenzo masih pakai settingan paling kecil untuk BumGenius.
Happy Heinys, motif Cow, velcro
Ini hampir sama dengan BumGenius. Cuma bedanya HH ini agak tebal di daerah ’sabuk’ dibanding BumGenius, karena ukuran velcronya memang dibuat full (lebih besar). Yang ini aku paling suka motifnya. Lucu dan gaya.
Fuzzy Bunz, warna Apple Green, snap
Nah ini favoritku nomor satu. Kenapa? Karena dia setingan ukuran pahanya ada di dalam, tidak seperti clodi-clodi lainnya. Jadi dari luar kelihatan paling rapi, nggak banyak kancing bertebaran. Inovasi dia yang bikin setingan ukuran paha pakai karet, sangat fleksible dan menurutku paling nyaman untuk bayi. Kalau clodi lain umumnya pakai snap, dan biasanya pakai sistem dilipat di daerah perut. Nah kalau pakai karet ini jauh lebih fleksibel.
Bumwear, warna navy dyno, snap
Ini clodi pertama yang aku punya. Kalau ini aku paling suka insertnya, paling gampang masukinnya ke cover karena dijahit membentuk kantong. Hm, agak susah jelasinnya kalau gak pakai gambar sih.
Wonderoos, warna natural, snap
Kalau yang satu ini terus terang ga begitu pas di badan Kenzo. Tapi kalau untuk bayi yang lebih besar, banyak yang puas dengan Wonderoos. Mungkin karena kancing untuk melipat cuma ada dua, jadi kalo dipakai bayi newborn kelihatan ga begitu rapi. Kalau clodi lain seperti BumGenius dan Happy Heinys, ada 3 kancing sehingga bisa rapi. Positifnya, insert Wonderoos ini bentuknya paling mengikuti lekuk pantat bayi, nggak seperti insert lain yang biasanya berbentuk kotak segi panjang. Dilihat dari bentuk dan tebal insertnya, Wonderoos ini oke banget untuk bayi yang lebih besar.
Cloth Diaper dari Tolly Joy, warna biru pastel, velcro
Untuk clodi terakhir ini aku nggak nyangka sama sekali kalau bakal nemuin pas pulang kampung (Kudus). Waktu jalan-jalan ke Matahari Dept Store, iseng-iseng aku nanya ke mbak yang jaga stan bayi, apakah ada cloth diaper. Eh… ternyata ada. Clodi ini harganya kalo ga salah sekitar 37 ribuan, covernya saja. Jadi tanpa insert. Dia juga pakai sistem kantong. Tapi waktu aku tanya apakah jual insertnya juga, ternyata ga ada. Jadi aku tetap beli dengan harapan bisa pakai insert dari clodi merk lain. Ternyata bisa juga. Biasanya aku pakein clodi ini setelah mandi sore, karena di saat-saat itu pipisnya paling jarang. Aku pakein insertnya BumGenius yang kecil, yang cuma 2 lapis. Ternyata pas banget. Cuma aku nggak pakein clodi yang ini lama-lama. Kalo udah pipis, ya langsung ganti. Clodi ini ga bocor kalau cuma dipipisin. Pernah sekali waktu Kenzo pup pas pakai clodi ini. Eh… tembus lewat atas. Bagian pahanya sih gak tembus. Pupnya Kenzo kan masih encer kayak pasta. Jadinya belepotan ke mana-mana. He he…
Hm, segitu dulu deh reviewku tentang cloth diaper. Oya meskipun udah punya cloth diaper, bayi tetap harus sering-sering dipakein popok kain yang cuma satu lapis itu lho, karena kulit bayi juga perlu bernafas. Kalau lagi ganti clodi, biarkan bayi telanjang dulu untuk beberapa menit. Clodinya bisa dipakaikan pas bobo siang dan malam saja, atau pas bayi lagi pengen digendong terus he he…