Nina’s Diary 010805

8 Januari 2005, masih juga di rumah duka, 23.30
Ini hari terakhir. Besok Anya dimakamkan. Itu berarti aku sudah boleh istirahat. Hari ini Ken lebih pendiam dari biasanya. Ia lebih banyak mengekor apa yang kukerjakan. Aku menyuguhkan teh hangat untuk para tamu, ia ikut membawakan. Aku membawa piring-piring berisi kue-kue, ia juga membantu. Yang mengagetkan, waktu aku menyapu lantai, Ken ikut menyapu juga.
Kasihan, ia pasti stress sekali.
Irvine datang lagi. Kali ini ia cuma tersenyum sopan padaku dan langsung menghampiri orang tua Ken.
Rasanya nggak salah kalau aku begitu ingin mendengarkan pembicaraan mereka. Soalnya terus terang aku agak curiga dengan Irvine. Mengherankan juga, karena aku curiga Irvine naksir Anya. Masalahnya, kalau Irvine naksir Anya, ngapain dia tanya-tanya masalah kehidupan Anya setelah orangnya meninggal?
Ini nih penggalan-penggalan kalimat yang berhasil kucuri dengar:
“Nggak. Mana mungkin Anya punya masalah dengan Ken? Mereka itu,” ujar mama Anya sambil menggerak-gerakkan tangannya, “jelas-jelas rukun dan nggak ada masalah apa-apa.”
Aku agak tidak percaya. Kelihatannya, Anya dan Ken tidak serukun itu. Sementara Irvine mendengarkan dengan penuh perhatian, papa Anya terlihat hanya mengangguk-angguk sambil menahan kantuk.
“Saya tahu jelas karena tiap tiga hari sekali kami saling menelepon dengan anak kami. Dari itu kami bisa menyimpulkan bahwa kehidupan rumah tangga mereka baik dan rukun. Kata siapa mereka ada masalah? Waktu party itu juga, saya menelepon Ken dan Anya. Mereka jelas-jelas sedang gembira.”
Sayang aku tidak bisa mendengar kalimat Irvine karena suaranya tenggelam oleh suara ribut sekelompok pemuda yang kelihatannya adalah pegawai-pegawai perusahaan tempat Ken memimpin. Mereka ribut sekali. Kelihatannya baru saja ada kejadian luar biasa di antara mereka sendiri.
Biarlah, aku nggak mau tahu. Masih banyak yang harus kukerjakan berkenaan dengan acara pemakaman besok pagi. Ken sama sekali tidak berminat membaur dengan orang tuanya maupun tamu-tamunya. Jadi aku harus berperan ganda menjaganya juga karena ia kelihatan sedikit depresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *