Nina’s Diary 011405

14 Januari 2005, 21.20
Ken tidak menelepon sejak kemarin. Irvine juga tidak. Malah, Jazz yang kayaknya mulai rutin mengirimiku sms. Aku selalu membalas sms dari siapapun juga, meskipun nggak penting. Dan sms dari Jazz ini benar-benar nggak penting. Ia hanya menanyakan bagaimana kabarku (baik-baik saja), atau mengajakku makan ke luar (aku terpaksa menolak terus karena pekerjaanku lagi sibuk-sibuknya, sebentar lagi laporan keuangan harus sudah siap), atau tetek bengek lainnya. Menurutku, Jazz lumayan cakep sih… eh, bukan lumayan lagi, Jazz termasuk salah satu dari pria tampan yang pernah kutemui. Mungkin itu sebabnya mengapa aku nggak begitu kesal membalas sms-sms nggak pentingnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *